Penggunaan Filter Penjernih Air Untuk Peternakan Kandang Ayam Unggas

Diposting pada 60 views

Filter Penjernih Kandang Unggas Ayam ~ Ayam merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat, terutama di kawasan pedesaan atau perkampungan. Jenis ayam yang dipelihara biasanya adalah ayam pedaging atau ayam petelur yang nantinya akan diambil daging atau telurnya untuk dikonsumsi. Biasanya, satu peternak memelihara ratusan bahkan ribuan ekor ayam.

Bagi seorang peternak ayam atau yang masih berencana memulai usaha ini, salah satu hal yang penting dipertimbangkan adalah kebersihan air minum. Idealnya, konsumsi air yang baik bisa mencapai 2,5 kali lebih banyak daripada konsumsi pakan. Oleh karena itu perlu dipasang WTP (Water Treatment Plant) Filter Penjernih Air dari INVIRO untuk kebersihan dan kualitas air ternak ayam anda.

Implementasi/Pemasangan WTP (Water Treatment Plant) untuk Filter Penjernih Kandang Unggas Ayam

Peternakan ayam pastinya akan menghasilkan banyak limbah, termasuk limbah air. Limbah memang tidak dapat ditiadakan, tetapi bisa dilakukan pengolahan kembali agar tidak mencemari lingkungan sekitar. WTP (Water Treatment Plant) merupakan alat yang tepat untuk pengolahan limbah air menjadi air yang layak dikonsumsi oleh hewan ternak.

WTP (Water Treatment Plant) secara sederhana melalui beberapa proses pengolahan, yaitu penyaringan, pengadukan, penghilangan zat berbahaya, pengendapan, dan disinfeksi. Setelah melalui proses yang cukup panjang tersebut, baru air bisa dimanfaatkan kembali untuk berbagai keperluan seperti konsumsi, mandi, atau mencuci.

Umumnya, air yang diproses melalui WTP tidak dikonsumsi oleh manusia selama masih ada air bersih alami. Biasanya, air olahan WTP dimanfaatkan oleh manusia sebagai air minum hewan ternak seperti ayam, bebek, dan lain-lain. Hal ini pasti akan sangat membantu para peternak karena konsumsi air hewan ternak memang terbilang cukup banyak.

Penggunaan WTP sebagai air minum ayam juga dapat meminimalisir buangan limbah ke lingkungan sehingga dapat mewujudkan industri yang ramah lingkungan.  Sebagaimana kita ketahui, limbah air yang langsung dibuang tanpa melalui proses pengolahan akan membahayakan ekosistem air dan tanah.

Pencemaran akibat limbah air dapat merusak biota air dan kemudian berdampak langsung pada manusia. Selain itu, kandungan berbahaya dalam limbah air dapat bercampur dengan air tanah dan menimbulkan penyakit jika dikonsumsi manusia. Oleh sebab itu, penggunaan WTP sangat penting sebagai upaya melindungi lingkungan dari pencemaran air.

Tak hanya berdampak pada keselamatan lingkungan, air limbah yang diolah dengan WTP juga dapat mengurangi pengeluaran peternakan. Pasalnya, air yang diberikan ke ayam atau digunakan untuk mencuci berbagai peralatan adalah air olahan. Dengan demikian, Anda bisa mengurangi biaya operasional pengadaan air bersih. Filter Penjernih Kandang Unggas Ayam

Filter Penjernih Kandang Unggas Ayam
Contoh Instalasi Pemasangan Filter Penjernih Air Untuk Peternakan Kandang Unggas Ayam

Cara Kerja Alat WTP (Water Treatment Plant) Kandang Ternak Ayam Bagaimana?

Sistem yang terdapat dalam WTP bisa membuat air yang keruh menjadi bersih dan layak konsumsi. Hal ini tentunya sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang mengharuskan kita untuk menggunakan air bersih. Adapun cara kerja dari WTP di Inviro adalah:

  1. Air yang sudah terpakai akan diolah melalui sistem WTP, kemudian masuk ke penampungan sebelum diolah.
  2. Air akan melalui proses disinfeksi, detoksifikasi, dan deodorisasi. Rangkaian proses ini biasa disebut proses Ozone.
  3. Setelah itu masuk ke proses RO atau Reverse Osmosis, yaitu penyaringan berbagai molekul yang besar dan ion-ion dari suatu larutan. Proses ini dilakukan dengan memberikan tekanan ke larutan yang disaring ketika larutan tersebut berada di salah satu sisi lapisan penyaring.
  4. Proses RO menjadikan zat terlarut akan mengendap di lapisan yang dialiri oleh tekanan.
  5. Selanjutnya masuk ke proses UF atau Ultrafiltrasi untuk memisahkan partikel kecil dan zat terlarut dengan air.
  6. Setelah itu masuk ke tahap Carbon Filter untuk menjernihkan air sekaligus menghilangkan baunya. Air yang sudah berhasil dijernihkan akan masuk ke Sand Filter untuk menghilangkan kekeruhan.
  7. Mengulangi proses Ozone untuk mengecek apakah sudah sesuai dengan standar mutu limbah cair atau belum.
  8. Jika sudah sesuai standar, lanjut ke proses sedimentation, yaitu pemisahan antara air jernih dengan endapan pasir atau partikel-partikel halus lainnya.
  9. Masuk ke tahapan clarifier, air yang sudah disedimentasi akan dijernihkan kembali.
  10. Selanjutnya proses aeration ata penguraian zat-zat organik. Aero tank dilengkapi dengan alat-alat yang berfungsi untuk melakukan aerasi. Air yang diproses akan dihembuskan oleh udara dengan memanfaatkan blower water. Proses ini akan menyebabkan mikroorganisme aerob pada air limbah dan menguraikan zat organik pada air.
  11. Energi yang didapat dari proses penguraian akan digunakan oleh mikroorganisme untuk proses pertumbuhannya kemudian menguraikan senyawa polutan yang terdapat pada air limbah.
  12. Dilanjutkan dengan proses custom bacteria atau mereduksi konsentrasi bakteri secara umum dan membuang bakteri yang menyebabkan penyakit (patogen).
  13. Masuk ke proses equalization untuk homogenisasi (menyamaratakan) aliran air dan kualitas air limbah dengan menggunakan blower water.
  14. Masuk ke tahap primary atau penampungan air ke tempat yang sudah diproses sebelumnya.
  15. Berikutnya lanjut ke proses bar screen untuk penyaringan benda-benda yang ikut tergenang di dalam air. Kemudian air akan dipompa ke konstruksi atau bangunan selanjutnya untuk dikonsumsi. ref.

Manfaat Air Bersih untuk Pertumbuhan Ayam

Air merupakan sumber utama bagi kehidupan ayam, utamanya air yang bersih, dingin, dan segar. Pemberian air yang bersih dan berkualitas dapat berdampak bagi pertumbuhan, produksi, dan efisiensi penggunaan pakan. Pasalnya, sebesar 60% dari bobot ayam adalah berupa cairan. Itu artinya, semakin banyak air yang dikonsumsi ayam, maka bobotnya juga semakin banyak.

Jika dilihat secara lebih dalam, pada setiap organ dan bagian tubuh ayam sebagian besarnya memang terdiri dari air. Contohnya di dalam darah yang 83% komponen penyusunnya berupa air, sekitar 75% dari otak juga terdiri dari air, dan 75-80% penyusun otot juga merupakan air.

Hewan ternak bisa tetap hidup walaupun tidak diberi pakan dalam jangka waktu 15-20 hari, tetapi mereka akan mati dalam 2-3 hari jika tidak minum air sama sekali. Dengan mengonsumsi air yang bersih, ayam akan menjadi lebih sehat sehingga produksi daging dan telurnya juga semakin melimpah.

Ayam masih mampu bertahan hidup meskipun kehilangan sebagian besar lemak atau 50% protein dari tubuhnya. Sedangkan, ayam yang kehilangan 20% cairan tubuh dapat berdampak pada keberlangsungan hidupnya. Oleh karena itu, penyediaan air yang cukup menjadi kunci dari kesuksesan manajemen budidaya ayam pedaging dan petelur.

Selain dari air minum, ayam juga bisa mendapatkan air dari bahan makanan, atau dari hasil oksidasi karbohidrat, lemak, dan protein. Umumnya, pakan komersial unggas yang dijual di pasaran hanya mengandung kadar air sebanyak 10%.

Demikian penjelasan mengenai pentingnya penggunaan WTP (Water Treatment Plant) di industri peternakan ayam. Anda bisa memanfaatkan layanan instalasi WTP ternak ayam dari Inviro yang dikerjakan oleh teknisi yang profesional. Kualitas filter air yang kami pasang pun dijamin bagus dan harganya sangat murah.

Selain itu, hasil pemasangan yang kami tawarkan dijamin sangat memuaskan dan bergaransi. Sehingga Anda bisa lebih tenang dalam menggunakan WTP untuk berbagai keperluan di peternakan ayam. Tunggu apalagi? Inviro dijamin memberikan layanan yang terbaik dalam pemasangan WTP untuk berbagai keperluan industri. Segera hubungi CS INVIRO dan dapatkan harga promo terbaru Bulan Agustus 2022 untuk produk Filter Penjernih Air Untuk Kandang Peternakan Unggas Ayam ini. Terimakasih.