Beberapa Macam Karakteristik Air Baku Permukaan

Diposting pada 2,728 views

Beberapa Macam Karakteristik Air Baku Permukaan

Kita ketahui bahwa air permukaan adalah air yang berasal dari hujan yang mengalir di permuakaan tanah yang mengandung berbgai macam kotaran baik itu lumpu, batang kayu, daun, kotarn binatang, manusia dan limbah-limbah industri.

Air permukaan ini terdiri dari 2 macam yaitu air sungai dan air rawa. Untuk menggunakan air sungai sebagai air minum diperlukan pengelolahan yang sempurna mengingat bahwa air sungai mengandung kotoran yang sangat tinggi sedangkan air rawa biasanya berwarna yang berasal dair zat organik yang telah membusuk sehingga warnyanya jadi kuning coklat.

Beberapa Macam Karakteristik Air Baku Permukaan
Gambar Ilustrasi

Untuk mengenal karakteristik air baku perbukaan maka air ini digolangkan menjadi 6, yaitu;

  1. Air permukaan dengan tingkat kekeruhan yang tinggi
  2. Air permukaan dengan tingkat kekeruhan yang rendah
  3. Air permukaan dengan tingkat kekeruhan yang sifatnya temporer
  4. Air permukaan dengan kandungan warna yang sedang sampai tinggi
  5. Air permukaan dengan kesadahan yang tinggi.
  6. Air permukaan dengan tingkat kekeruhan sangat rendah

Kita akan membahas karakteristik air permukaan ini di artikel-artikel selanjutnya agar kita lebih mengetahui isi dari tiap karakteristik air permukaan ini. Sumber Artikel

Kata Kunci: air permukaan, air rawa, ari sungai, karakteristik air baku
Kata Kunci Terkait:
karakteristik air permukaan, karakteristik air, karakteristik air baku, makalah sumber air dan karakteristiknya, karakteristik sumber air, makalah air baku, karakteristik dan sumber air, karakter air, fungsi dari karakteristik permukaan air, artikel tentang air baku.

Info Tambahan:
4 Parameter Pencemaran Lingkungan

Beberapa parameter yang digunakan untuk mengidentifikasi terjadinya pencemaran lingkungan, serta mengetahui tingkat pencemaran itu. Parameter-parameter yang digunakan sebagai indikator penemaran lingkugnan antara lain sebagai berikut

a. Parameter kimia
Parameter kimia meliputi CO2, pH, alkalinitas, fosfor dan kadang aktifitas berat.

b. Parameter biokimia
Parameter biokimia meliputi BOD ( biochemical Orxygen Deman), yaitu jumlah oksigen yang terkandung atau terlalur di air. Cara pengukuran BOD adalah dengan menyimpan sampel air yang telah diketahui kandungan oksigennnya selama 5 hari dan kemudian diukur kembali kadungan oksigennya, BOD digunakan untuk mengukur banyaknya pencemaran organik.

Di air yang normal dan alami, kadar pH adalah 6,5 – 8,5. Keasaman air dapat iukur dengan kertas lakmus. Contoh lain adalah kandungan oksifen d dalam air minum tidak boleh kurang dari 3 ppm

c. Parameter fisik
Parameter fisik meliputi temperatur, warna, rasa, bau, kejernihan dan kandungan bahan radiokatif.

d. Parameter biologi
Parameter biologi meliputi ada atau tidaknya bahan organk/mikroorganisme seperti bakteri coli, virus, bentos dan plakton. Organisme yang peka akan mati di lingkungan air yang teremar.

Contoh: keadaan siput air dan planaria di sugnau atau perairan menunjukkan bahwa air di sungai tersebut belum tercemar.