Pemasangan Water Treatment Plan RO Rumah Sakit Panti Rapih Jogja

Water Treatment Plant RO Rumah Sakit Panti Rapih

Pemasangan Water Treatment Plant RO Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.
WTP yang dipasang adalah RO (Reverse Osmosis) Kapasitas 500 GPD (setara 100 Galon /Hari)
Tujuan Pemangan Water Treatment RO tersebut adalah untuk Penggunaan Pencucian Peralatan Operasi / Bedah menggunakan Air RO dengan Kadar TDS yang sangat redah yang dicampur dengan Air Kondensasi / Kondensat, untuk mereduksi / mengurangi Korosi pada peralatan bedah tersebut.

Berikut ini adalah Galeri/Dokumentasi foto-foto installasi/pemasangan Water Treatment Plant RO (Reverse Osmosis) Kapasitas 500 GPD dilokasi di Rumah Sakit Panti Rapih Jogja Yogyakarta

Water Treatment Plant RO Rumah Sakit Panti Rapih

Proses Installasi Mesin RO di Rumah Sakit Panti Rapih

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Rumah Sakit Panti Rapih

Rumah Sakit Panti Rapih adalah salah satu rumah sakit swasta terbesar di Yogyakarta dan dikelola oleh Yayasan Panti Rapih. Yayasan Panti Rapih didirikan oleh Ordo Katolik Carolus Borromeus.

Alamat
Alamat Rumah Sakit Panti Rapih :
Jl. Cik Di Tiro No.30, di depan pintu masuk utama Universitas Gadjah Mada (UGM).
Yogyakarta 55223
Telp. (0274) 514014, 514845, 563333 (hunting)
Fax. (0274) 564583
Email. admin@pantirapih.or.id

Lihat Juga >>  Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kroya Cilacap Jawa Tengah

Sejarah
Pada 15 September 1928, Ordo Katolik Carolus Borromeus dengan dibantu Ir. Schmutzer van Rijckevorsel memulai pembangunan gedung RS Carolus Borromeus cabang Yogyakarta.
Bangunan rumah sakit dirancang serupa dengan biara utama ordo St. Carolus Borromeus di Maastricht, Belanda. Batu pertama RS ditanda-tangani oleh Ir. Schmutzer van Rijckevorsel.
Pada Januari 1929, 5 suster Katolik Belanda dari ordo Carolus Borromeus datang ke Yogyakarta untuk tugas pelayanan orang-orang sakit, sesuai dengan ajaran kitab suci agama Katolik.
Ke-5 suster tersebut adalah: Sr. Gaudentia Brand, Sr. Judith de Laat, Sr. Ignatia Lemmens, Sr. Simonia, and Sr. Ludolpha de Groot.

Gedung rumah sakit baru selesai dibangun secara keseluruhan tanggal 25 Agustus 1929. Hal ini ditandai dengan pemberkatan gedung oleh uskup Katolik Mgr. Van Velsen, S.J. Pada 14 September 1929, rumah sakit dibuka secara resmi oleh Sultan Hamengkubuwono VIII sebagai RS Onder de Bogen (di bawah lengkungan/gereja).

Beberapa tahun kemudian, Sultan Hamengkubuwono VIII memberikan hadiah sebuah mobil ambulans kepada RS.
Kebanyakan pasien yang dirawat adalah orang-orang Belanda dan pejabat/keluarga Kraton. Untuk menolong orang yang tidak mampu, didirikan klinik rawat jalan oleh ordo Brothers of Christian Instruction (FIC).
Tahun 1942, Jepang menguasai Indonesia dan banyak suster serta dokter warga negara Belanda yang bekerja di rumah sakit ini ditangkap dan ditawan di kamp konsentrasi.
Dinas kesehatan Tentara Jepang mengambil alih rumah sakit dan memaksa pengelola untuk mengganti nama rumah sakit dari bahasa Belanda menjadi bahasa Indonesia. Oleh Uskup Semarang Mgr. Soegijapranata, S.J., nama rumah sakit diganti menjadi RS Panti Rapih (“Pengobatan”). Suster Sponsaria dipilih sebagai ketua rumah sakit. (Sumber)

Tags: Air Kondensat Cik Di Tiro Kondensasi Sekip UGM

Related Post "Pemasangan Water Treatment Plan RO Rumah Sakit Panti Rapih Jogja"

Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab Tegal Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota Tidore Maluku Utara
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :