Filter WTP (Water Treatment Plant) Pengolahan Air Sistem Demin / Demineralisasi

Filter WTP (Water Treatment Plant) Pengolahan Air Sistem Demin / Demineralisasi

Filter WTP (Water Treatment Plant) Pengolahan Air Sistem Demin / Demineralisasi
Kami mempersembahkan Paket Produk Pengolahan Air dengan menggunakan Sitem Demin / Demineralisasi dengan Detail Spesifikasi Teknis sebagai berikut ini :

No Nama Material / Komponen Jml Sat.
1 Tabung Media Filter FRP 1054 3 Unit
2 Kran Softener – Semi Otomatis 2 Buah
3 Kran 3 Way Valve – Semi Otomatis 1 Buah
4 Resin Cation 1 Zak isi 25 Liter 1 Zak
5 Resin Anion 1 Zak isi 25 Liter 1 Zak
6 Carbon Active 1 Zak
7 Brine Tank Regenerasi 2 Buah
8 Housing Filter Ukuran 10″ – Blue 1 Buah
9 Filter Cartridge Soon Sediment 10″ 1 Buah
10 BoosterPump 48 Volt / Pump 128 Bit 1 Unit
11 NACL 1 Zak
12 Tandon Fiber Vol. 1.000 Liter 1 Unit
13 Plumbing/Perpipaan & Fiting-Fiting 1 Paket
14 Biaya Installasi 1 Hok

Paket WTP Sistem Demineralisasi ini, Harga : Rp. 14.600.000,-
Terbilang : “Empat Belas Juta Enam Ratus Ribu Rupiah”
untuk Lebih Detail-nya, silahkan anda download Paket Produk Filter WTP Sistem Demineralisasi ini dalam bentuk Proposal Penawaran, Klik Disini >>

Filter Pengolahan Air Sistem Demin Demineralisasi

Gambar: Contoh rangkaian unit setelah selesai terpasang

Filter Pengolahan Air Sistem Demin Demineralisasi merupakan sebuah proses penghilangan mineral, setidaknya menurunkan kandungan unsur Calsium (Ca) dan Magnesium (Mg) dalam air. Salah satu hal yang banyak orang tidak menyadari adalah bahwa air secara alami memiliki banyak kandungan mineral di dalamnya. Ini termasuk air hujan, air asin, dan air tawar. Banyak dari mineral dalam air yang berbahaya bagi manusia dan hewan. Untuk menghindari penyakit dari mengkonsumsi mineral berbahaya, banyak orang menggunakan proses demineralizer untuk memurnikannya. Fungsi demineralizer itu sendiri adalah kemampuan untuk membuat air murni yang dirancang tidak hanya untuk air yang akan dikonsumsi oleh manusia, tetapi juga untuk air yang akan digunakan dalam mesin-mesin industri. Kadar mineral dalam air yang berlebih bergerak melalui pipa, semakin lama semakin banyak mineral yang menempel pada pipa, dan mengakibatkan korosi. Demineralizer membantu menghindari masalah seperti ini pada pipa. Jadi dengan kata lain demineralisasi merupakan proses untuk menghilangkan mineral tertentu dari air, seperti kalsium dan magnesium. Mereka melakukan fungsi ini dengan mengganti atom kalsium dan magnesium dengan ion natrium dengan bantuan katalis. Proses menghilangkan mineral ini tidak selalu menggunakan sistem demineralisasi, meskipun kadang-kadang disebut seperti itu. Terdapat juga proses lainnya yang melibatkan penggunaan ion untuk menghilangkan mineral dari air dapat menghasilkan air hampir murni tanpa mineral terlarut. Pabrik pengolahan air sering menggunakan proses ini untuk menghilangkan mineral berbahaya dari air.

Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan resin adalah tingkat kejenuhannya. Karakter utama dari resin adalah cepat sekali terjadi kejenuhan dalam hitungan hari atau minggu tergantung dari tingkat kesadahan air bakunya. Nah jika resin tersebut sudah jenuh maka perlu dilakukan regenerasi menggunakan larutan HCl encer (33%) untuk resin kation yang difungsikan sebagai kation exchanger (menukar semua kation dengan ion H+) atau menggunakan larutan NaCl encer jika resin kation difungsikan sebagai softener yang hanya menukar ion Ca dan Mg dengan ion Na+. Jika resin yang digunakan jenis resin anion maka dapat diregenerasi dengan larutan NaOH encer (40%). Sebagai gambaran berikut ini kami terangkan proses regenerasi resin kation dan resin anion sbb:

RANGKAIAN DAN PROSES REGENERASI RESIN KATION DAN ANION DENGAN 2 TABUNG
Pada proses regenerasi 2 tabung, air mentah mula-mula masuk ke dalam tabung penukar kation. Di sini semua kation yang terkandung dalam air (terutama ion kalsium, magnesium dan natrium) ditukar dengan ion hidrogen. Dalam tabung berikutnya yang berisi penukar anion, maka anion (terutama ion khlorida, sulfat dan bikarbonat) ditukar dengan ion hidroksil. Ion hidrogen yang berasal dari penukar kation dan ion hidroksil dari penukar anion akan membentuk ikatan dan menghasilkan air. Setelah air terbentuk maka resin penukar ion harus diregenerasi. Pelaksanaan regenerasi pada proses tabung ganda sangat sederhana. Ke dalam tabung penukar kation dialirkan asam khlorida encer dan ke dalam tabung penukar anion dialirkan larutan natrium hidroksida encer. Regeneran selanjutnya dibilas dengan air. Pada proses tabung campuran (mixbed), resin penukar kation dan penukar anion dicampur menjadi satu dalam sebuah tabung tunggal. Dengan proses tabung campuran (mixbed) dapat dicapai tingkat kemurnian air yang jauh lebih tinggi daripada dengan proses 2 tabung. Sebaliknya, pada proses tabung campuran (mixbed) regenerasi resin penukar lebih kompleks.

Lihat Juga >>  Pemasangan Filter WTP Untuk PreTreatment Mesin Kangen Water

Bagaimana Cara Kerja Filter Air Demin Dan Regenerasinya
Pada beberapa kebutuhan industri terkadang dibutuhkan tidak satu tahap proses pertukaran anion dan kation.Pada beberapa proses bahan baku air di lewatkan sampai dua atau tiga kation dan anion tabung resin.Untuk meringkas proses maka setiap stage pertukaran ion dapat di gunakan satu tabung filter air resin yang berisi resin anion dan resin kation sekaligus.Pada akhir proses akan menghasilkan air dengan kualitas sangat murni (TDS Mendekati 0).

Sistem ini sangat cocok di gunakan pada pabrik-pabrik pengguna boiler bertekanan tinggi serta industri elektronik untuk kebutuhan mencuci transistor dan komponen-komponen elektronika lainya.

Proses Regenerasi
Jika keseluruhan seluruh molekul telah mengikat ion sasaran mereka,maka resin di katakan telah mencapai titik jenuhnya.Untuk dapat menggunakan kembali resin tersebut perlu di lakukan proses regenerasi.Berikut adalah tahapan umum regenerasai resinsingle-bed anion atau kation:

1.Lakukan pencucian resin backwash dengan mengalirkan air berlawanan arah dengan aliran normal treatmen.Tahap ini bertujuan menghilangkan kotoran yang mungkin mengendap di dalam tabung penjernih air.
2.Injeksi regenerant (H2SO4 atau NaOH) yang telah di larutkan dengan air berkualitas kedalam tabung penjernih air isi resin.Regenerant harus mengalir pada kecepatan yang cukup sehingga waktu kontak dengan resin adalah 20 hingga 40 menit.
3.Alirkan air murni kedalam tabung filter air dengan kecepatan yang sama pada tahap sebelumnya.
4.Terakhir,bilas air dengan air demin dengan kecepatan sama dengan proses treatment sampai air output dari resin ini sesuai dengan kualitas yang di inginkan.

Untuk proses regenerasi mixed bed membutuhkan tahapan yang lebih banyak.Berikut adalah tahapan-tahapan tersebut:
1.Lakukan backwash untuk memisahkan resin anion dan resin kation.
2.Hentikan backwash dan tunggu hingga butiran-butiran resin mengendap.
3.Jika diperlukan,buang air di dalam tabung filter saringan air hingga level mencapai setara dengan ketinggian resin.
4.Injeksikan NaOH pekat yang telah di larutkan kedalam air demin.
5.Keluarkan NaOH dari dalam tabung filter air dengan megalirkan air pelarur ke dalam tabung filter.
6.Injeksikan larutan asam pekat (seperti hidroklorik atau asam sulfat) kedalam tabung filter.
7.Keluarkan larutan asam dari dalam tabung filter air dengan mengalirkan cairan pelarut kadalam tabung filter air.
8.Buang air sampai setara dengan level butiran resin.
9.Aduk resin dengan menghembuskan udara terkompresi bersih atau nitrogen bertekanan.
10.Isi kembali tabung filter air dengan menggunakan demineralisasi.
11.Lakukan pembilasan terakhir hingga di dapatka kualitas output yang sesuai dengan spesifikasi.


Filter Pengolahan Air Sistem Demin Demineralisasi

Related Post "Filter WTP (Water Treatment Plant) Pengolahan Air Sistem Demin / Demineralisasi"

Pemasangan Filter WTP Untuk PreTreatment Mesin Kangen Water
Pemasangan Filter WTP Untuk PreTreatment Mesin Kangen
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :