Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Wowotobi Konawe Kendari

Depot Air Minum Isi Ulang Wowotobi Konawe Kendari

Depot Air Minum Isi Ulang Wowotobi Konawe Kendari
Nama Konsumen Pemesan : Pak Abdul Hafi
Lokasi / Alamat Tujuan Pengiriman : Kelurahan Nohu – Nohu, Kec. Wawotobi, Kab. Konawe – Kendari – Sulawesi Tenggara
Nama Depot Air Minum :AFIRO
Paket DAMIU yang di pilih adalah : Paket RO Only 1000 GPD

Ongkos Kirim ke Kendari = Rp. 1.500.000 /Kubik
Pengiriman tanpa menggunakan tandon / tanpa penampungan air.
Harga Paket Damiu tersebut dikurangi harga kedua unit tandon yang ada di dalam Paket Damiu tersebut.
Pengiriman Paket Damiu yang dipilih diatas tanpa menggunakan kedua unit tandon/penampung air, maka jumlah keseluruhan ada 4 kubik.
Jika menggunakan kedua unit tandon/penampung air volume 5.200 liter dan 1.100 liter tersebut, maka semuanya menjadi 9 kubik.
Nah, untuk mereduksi tingginya ongkos kirim, maka pengirimannya tanpa menggunakan kedua unit tandon/penampungan air tersebut.

Tarif Ongkos kirim ke Kendari = Rp. 1.500.000 /Kubik
Setelah dikurangi kedua Unit Tandon/Penampungan Air tadi, Jumlah ada 4 Kubik x Tarif Rp. 1.500.000 /Kubik, maka, Total ongkos kirim adalah = Rp. 6.000.000,-

Unit Damiu kami kirim dalam keadaan sudah terpasang. seluruh komponen/parts yang berada di partisi lemari etalase seperti plumbing/perpipaan, alur filterisasi/penyaringan, rangkaian Ultra Violet (UV), Housing-housing filter, selenoid valve, kelistrikan, dan sebagainya kami kirim dalam keadaan sudah kami rangkai/sudah terpasang. Jadi, sampai lokasi pengiriman pembeli tinggal connect/sambung Pompa ke Tandon – Pompa Ke Unit Tabung Media, sangat mudah sekali pemasangannya.

Selain itu pengiriman juga kami sertakan CD Petunjuk Pemasangan DAMIU yang didalamnya berisi video petunjuk pemasangan, gambar-gambar dan skema petunjuk pemasangan. sangat mudah sekali, orang awam-pun bisa mengerjakannya sendiri, karena over all rangkaian pemasangan sudah kami pasangkan/sudah kami rakit.

Bagi warga Wowotobi Konawe Kendari dan sekitarnya yang hendak ingin membuka usaha Depot Air Minum Isi Ulang seperti Pak Abdul Hafi, baik usaha Air Minum Isi Ulang Air RO maupun usaha Air Minum Isi Ulang Air Mineral, silahkan feel free saja untuk meghubungi kami untuk mendapatkan harga penawaran terbaik dari kami, silahkan menghubungi kami untuk bertanya-tanya, berkonsultasi terlebih dahulu mengenai serba-serbi Usaha Depot Air Minum Isi ulang, bagaimana cara memulai usaha depot air minum isi ulang, seperti apa saja kiat sukses bisnis / usaha Depot Air Minum Isi Ulang dan lain sebagainya. tanya-tanya / konsultasi Gratis, silahkan.

Berikut ini adalah Galeri/Dokumentasi foto-foto Unit DAMIU Pesanan Pak Abdul Hafi.


Depot Air Minum Isi Ulang Wowotobi Konawe Kendari

Packing Kayu Etalase ke dua

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Kendari

Kendari adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Kendari diresmikan sebagai kotamadya (kini kota) dengan UU RI No. 6 Tahun 1995 tanggal 27 September 1995. Kota ini memiliki luas 296,00 km² (29.600 Ha) dan berpenduduk 190.570 jiwa (2002).
Penemu, penulis dan pembuat peta pertama tentang Kendari adalah Vosmaer (berkebangsaan Belanda) tahun 1831. Pada tanggal 9 Mei 1832 Vosmaer membangun istana raja Suku Tolaki bernama TEBAU di sekitar pelabuhan Kendari dan setiap tanggal 9 Mei pada waktu itu dan sekarang dirayakan sebagai hari jadi Kota Kendari.
Pada zaman kolonial Belanda Kendari adalah Ibukota Kewedanan dan Ibukota Onder Afdeling Laiwoi. Kota Kendari pertama kali tumbuh sebagai Ibukota Kecamatan dan selanjutnya berkembang menjadi Ibukota Kabupaten Daerah Tingkat II berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959, dengan perkembangannya sebagai daerah permukiman, pusat perdagangan dan pelabuhan laut antar pulau. Luas kota pada saat itu ± 31.400 km².
Dengan terbitnya Perpu Nomor 2 Tahun 1964 Jo. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964, Kota Kendari ditetapkan sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara yang terdiri dari 2 (dua) wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kendari dan Kecamatan Mandonga dengan luas Wilayah ± 75,76 Km².
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1978, Kendari menjadi Kota Administratif yang meliputi tiga wilayah kecamatan yakni Kecamatan Kendari, Mandonga dan Poasia dengan 26 kelurahan dan luas wilayah ± 18.790 Ha. Mengingat pertumbuhan dan perkembangan Kota Kendari, maka dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1995 Kota Kendari ditetapkan menjadi Kota Madya Daerah Tingkat II Kendari, dengan luas wilayah mengalami perubahan menjadi 296 Km².

Lihat Juga >>  Pemasangan Depot air Minum Jalan H Japat Depok

Wilayah Administrasi:
Kota Kendari terdiri dari 10 kecamatan dan 64 kelurahan, yaitu:
-Kecamatan Abeli, ibukotanya Abeli, terdiri dari 13 kelurahan.
-Kecamatan Baruga, ibukotanya Baruga, terdiri dari 4 kelurahan.
-Kecamatan Kendari, ibukotanya Kandai, terdiri dari 9 kelurahan.
-Kecamatan Kendari Barat, ibukotanya Benu-Benua, terdiri dari 9 kelurahan.
-Kecamatan Mandonga, ibukotanya Mandonga, terdiri dari 6 kelurahan.
-Kecamatan Poasia, ibukotanya Andounohu, terdiri dari 4 kelurahan.
-Kecamatan Kadia, ibukotanya Kadia, terdiri dari 5 kelurahan.
-Kecamatan Wua-Wua, ibukotanya Wua-Wua, terdiri dari 4 kelurahan.
-Kecamatan Kambu, ibukotanya Kambu, terdiri dari 4 kelurahan.
-Kecamatan Puwatu, ibukotanya Puwatu, terdiri dari 6 kelurahan.

Pendidikan:
Pada tahun pelajaran 2005/2006 jumlah TK tidak mengalami peningkatan dibanding tahun pelajaran 2004/2005, yakni berjumlah 70 unit. Namun jumlah gurunya bertambah 15 orang, yaitu dari 235 orang tahun pelajaran 2004/2005 menjadi 250 orang. Demikian pula dengan jumlah muridnya mengalami kenaikan, yaitu dari 2.589 orang tahun 2004/2005 menjadi 2.874 orang, sedangkan rasio antara murid terhadap guru sebesar 11 tetap saja bila dibandingkan dengan tahun pelajaran 2004/2005.
Jumlah Sekolah Dasar pada tahun pelajaran 2005/2006 mengalami kenaikan sebesar 1 unit, yaitu pada tahun pelajaran 2004/2005 sebanyak 122 unit menjadi 123, jumlah murid mengalami kenaikan dari 34.775 orang tahun pelajaran 2004/2005 menjadi 35.275 dan jumlah guru mengalami peningkatan dari 1.405 orang tahun pelajaran 2004/2005 menjadi 1.424 orang pada tahun pelajaran 2005/2006. Rasio antara murid terhadap guru sebesar 24.
Jumlah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) pada tahun pelajaran 2005/2006 terdapat 26 unit, berkurang 1 unit jika dibandingkan dengan tahun pelajaran 2004/2005 sebanyak 27 unit. Jumlah guru menurun 53 orang yakni dari 730 orang pada tahun 2004/2005 menjadi 677 orang pada tahun 2005/2006, demikian pula jumlah murid juga mengalami penurunan dari 10.776 orang pada tahun 2004/2005 menjadi 9.154 orang. Rasio antara murid terhadap guru rata-rata 13 orang pada tahun pelajaran 2005/2006.
Jumlah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) pada tahun pelajaran 2005/2006 terdapat 23 unit, meningkat 3 unit bila dibandingkan dengan tahun 2004/2005 yang berjumlah 20 unit. Jumlah guru mengalami penurunan 196 orang, yakni dari 710 orang pada tahun 2004/2005 menjadi 514 orang. Jumlah murid meningkat 2.908 orang yakni dari 7.780 tahun 2004/2005 menjadi 10.688 orang. Pada tahun 2005/2006 rasio murid terhadap guru rata-rata sebanyak 21.
Jumlah Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta pada tahun pelajaran 2005/2006 sebanyak 6 unit dan menampung mahasiswa sebanyak 14.628 orang pada semester ganjil dan 14.020 pada semester genap dengan tenaga dosen tetap dan tidak tetap sebanyak 1.386 orang.

Kesehatan:
Tenaga kesehatan pada tahun 2005 terdiri dari dokter umum 35 orang, dokter gigi 17 orang dan apoteker 7 orang. Tenaga perawat mengalami kenaikan dari 122 orang pada tahun 2004 menjadi 140 orang pada tahun 2005. Adapun tenaga kesehatan lainnya meningkat dari 83 orang pada tahun 2004 menjadi 94 orang pada tahun 2005.
Data bayi yang di imunisasi menurut jenis vaksin, dari 9 jenis vaksin masing-masing terdiri dari BCG 1.987 orang, DPT I sebanyak 5.738 orang, DPT II sebanyak 5.623 orang, DPT III sebanyak 5.361 orang, Polio I sebanyak 6.485 orang, Polio II sebanyak 5.533 orang, Polio III sebanyak 5.779 orang dan Campak sebanyak 5.853 orang.
Data penderita penyakit terhadap 26 jenis penyakit terlihat bahwa penderita penyakit yang terbanyak pada tahun 2005 adalah penyakit ISPA sebanyak 17.769 orang, Diare sebanyak 4.053 orang, Bronchitis sebanyak 1.295 orang, Malaria Klinis sebanyak 1.283 orang dan Pneumomia sebanyak 407 orang.

sumber
Depot Air Minum Isi Ulang Wowotobi Konawe Kendari

Tags: Kecamatan Abeli Kecamatan Mandonga

Related Post "Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Wowotobi Konawe Kendari"

Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab Tegal Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota Tidore Maluku Utara
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :