Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Ketaon Banyudono Boyolali

Depot Air Minum Isi Ulang Ketaon Banyudono Boyolali

Nama Konsumen Pemesan : Bu Triharjianty
Nama Depot Air Minum : KHANSA
Lokasi / Alamat Pemasangan : Ketaon Rt 18/03, Banyudono, Boyolali
Rute Menuju Lokasi : Daru tugu Kartosuro ke Barat, Bangjo ke 5 masih ke barat kira-kira 1 km. puter balik di pom bensin, ke selatan ada Koramil belok ke utara 200 m perempatan ke 2, ada took kiri jalan.
Paket DAMIU yang di pilih adalah : Paket Kombinasi Mineral & RO 400 GPD
Ongkos Kirim borongan carter menggunakan Truk Jogja – Boyolali : Rp. 500.000,-

Bagi warga Ketaon Banyudono Boyolali dan sekitarnya yang hendak ingin membuka usaha depot air minum isi ulang seperti Bu Triharjianty, baik usaha Air Minum Isi Ulang RO maupun usaha Air Minum Isi Ulang Mineral, silahkan feel free saja untuk meghubungi kami untuk mendapatkan harga penawaran terbaik dari kami, silahkan menghubungi kami untuk bertanya-tanya, berkonsultasi terlebih dahulu mengenai serba-serbi Usaha Depot Air Minum Isi ulang, bagaimana cara memulai usaha depot air minum isi ulang, seperti apa saja kiat sukses bisnis / usaha Depot Air Minum Isi Ulang dan lain sebagainya. tanya-tanya / konsultasi Gratis, silahkan.

Berikut ini adalah Galeri/Dokumentasi foto-foto installasi/pemasangan dilokasi Bu Triharjianty Ketaon Banyudono Boyolali

Depot Air Minum Isi Ulang Ketaon Banyudono Boyolali

Unit DAMIU terinstal di lokasi Bu Triharjianty

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Banyudono Boyolali

Kabupaten Boyolali adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat administrasi berada di Kecamatan Boyolali, terletak sekitar 25 km sebelah barat Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Semarang dan Kabupaten Grobogan di utara; Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Surakarta (Solo) di timur; Kabupaten Klaten dan Daerah Istimewa Yogyakarta di selatan; serta Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang di barat. Kabupaten ini termasuk kawasan Solo Raya.
Asal mula nama Boyolali menurut cerita serat Babad Pengging Serat Mataram, nama Boyolali tak disebutkan. Demikian juga pada masa Kerajaan Demak Bintoro maupun Kerajaan Pengging, nama Boyolali belum dikenal. Menurut legenda nama Boyolali berhubungan dengan ceritera Ki Ageng Pandan Arang (Bupati Semarang pada abad XVI. Alkisah, Ki Ageng Pandan Arang yang lebih dikenal dengan Tumenggung Notoprojo diramalkan oleh Sunan Kalijogo sebagai Wali penutup menggantikan Syeh Siti Jenar. Oleh Sunan Kalijogo, Ki Ageng Pandan Arang diutus untuk menuju ke Gunung Jabalakat di Tembayat (Klaten) untuk syiar agama Islam. Dalam perjalananannya dari Semarang menuju Tembayat Ki Ageng banyak menemui rintangan dan batu sandungan sebagai ujian. Ki Ageng berjalan cukup jauh meninggalkan anak dan istri ketika berada di sebuah hutan belantara dia dirampok oleh tiga orang yang mengira dia membawa harta benda ternyata dugaan itu keliru maka tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Salatiga. Perjalanan diteruskan hingga sampailah disuatu tempat yang banyak pohon bambu kuning atau bambu Ampel dan tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Ampel yang merupakan salah satu kecamatan di Boyolali. Dalam menempuh perjalanan yang jauh ini, Ki Ageng Pandan Arang semakin meninggalkan anak dan istri. Sambil menunggu mereka, Ki Ageng beristirahat di sebuah Batu Besar yang berada di tengah sungai. Dalam istirahatnya Ki Ageng berucap “Baya wis lali wong iki” yang dalam bahasa indonesia artinya “Sudah lupakah orang ini”. Dari kata Baya Wis Lali/ maka jadilah nama Boyolali. Batu besar yang berada di Kali Pepe yang membelah kota Boyolali mungkinkah ini tempat beristirahat Ki Ageng Pandan Arang. Mungkin tak ada yang bisa menjawab dan sampai sekarang pun belum pernah ada meneliti tentang keberadaan batu ini. Demikian juga sebuah batu yang cukup besar yang berada di depan Pasar Sunggingan Boyolali, konon menurut masyarakat setempat batu ini dulu adalah tempat untuk beristirahat Nyi Ageng Pandan Arang. Dalam istirahatnya Nyi Ageng mengetuk-ngetukan tongkatnya di batu ini dan batu ini menjadi berlekuk-lekuk mirip sebuah dakon (mainan anak-anak tempo dulu). Karena batu ini mirip dakon, masyarakat disekitar Pasar Sunggingan menyebutnya mBah Dakon dan hingga sekarang batu ini dikeramatkan oleh penduduk dan merekapun tak ada yang berani mengusiknya.

Lihat Juga >>  Depot Air Minum Isi Ulang Meumere Flores NTT

Media Komunitas:
-Radio Komunitas
Radio Komunitas adalah lembaga penyiaran yang didirikan dari, oleh dan untuk komunitas. Siarannya terbatas dalam jangkaun 2,5 KM dengan power maksimal 50 watt. Radio ini bukan komersial karena memang berwatak sosial dan pengejawantahan dari semangat gotong royong yang diwujudkan melalui penyiaran yang berkualaitas, berbudaya dan tetap memperkuat kearifan lokal
-Radio Komunitas Merapi fm
radio ini berlokasi di cluntang, musuk Boyolali sebagai media informasi petani
-Radio Komunitas MMC fm
Radio Komunitas ini berlokasi di dukuh kuncen Rt 1/1, Samiran, Selo, Boyolali sebagai media informasi kaum tani. Selain informasi pertanian radio ini juga aktif menyiarkan perkembangan Merapi dan mengelola blog www.mmcfm.wordpress.
Sumber

Tags: Sragen Sukoharjo

Related Post "Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Ketaon Banyudono Boyolali"

Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab Tegal Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota Tidore Maluku Utara
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :