Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Berau Kaltim

Depot Air Minum Isi Ulang Berau Kaltim

Nama Konsumen Pemesan : Pak Suryadi
Lokasi / Alamat Tujuan Pengiriman : Jln. Raja Alam km 5 No. 99 Sei Bedungun TG Redeb BERAU.(Samping Pembakaran Batu Merah. P Jakilon)
Nama Depot Air Minum :AMRAB(Air Mineral Raja Alam Berau)
Paket DAMIU yang di pilih adalah : Damiu Paket B

Ongkos Kirim ke Berau Kaltim = Rp. 1.250.000 /Kubik
Pengiriman tanpa menggunakan tandon / tanpa penampungan air.
Harga Paket Damiu tersebut dikurangi harga kedua unit tandon yang ada di dalam Paket Damiu tersebut.
Pengiriman Paket Damiu yang dipilih diatas tanpa menggunakan kedua unit tandon/penampung air, maka jumlah keseluruhan ada 4 kubik.
Jika menggunakan kedua unit tandon/penampung air volume 5.200 liter dan 1.100 liter tersebut, maka semuanya menjadi 9 kubik.
Nah, untuk mereduksi tingginya ongkos kirim, maka pengirimannya tanpa menggunakan kedua unit tandon/penampungan air tersebut.

Tarif Ongkos kirim ke Berau Kaltim = Rp. 1.250.000 /Kubik
Setelah dikurangi kedua Unit Tandon/Penampungan Air tadi, Jumlah ada 4 Kubik x Tarif Rp. 1.250.000 /Kubik, maka, Total ongkos kirim adalah = Rp. 5.000.000,-

Unit Damiu kami kirim dalam keadaan sudah terpasang. seluruh komponen/parts yang berada di partisi lemari etalase seperti plumbing/perpipaan, alur filterisasi/penyaringan, rangkaian Ultra Violet (UV), Housing-housing filter, selenoid valve, kelistrikan, dan sebagainya kami kirim dalam keadaan sudah kami rangkai/sudah terpasang. Jadi, sampai lokasi pengiriman pembeli tinggal connect/sambung Pompa ke Tandon – Pompa Ke Unit Tabung Media, sangat mudah sekali pemasangannya.

Selain itu pengiriman juga kami sertakan CD Petunjuk Pemasangan DAMIU yang didalamnya berisi video petunjuk pemasangan, gambar-gambar dan skema petunjuk pemasangan. sangat mudah sekali, orang awam-pun bisa mengerjakannya sendiri, karena over all rangkaian pemasangan sudah kami pasangkan/sudah kami rakit.

Bagi warga Berau Kaltim dan sekitarnya yang hendak ingin membuka usaha Depot Air Minum Isi Ulang seperti Pak Suryadi, baik usaha Air Minum Isi Ulang Air RO maupun usaha Air Minum Isi Ulang Air Mineral, silahkan feel free saja untuk meghubungi kami untuk mendapatkan harga penawaran terbaik dari kami, silahkan menghubungi kami untuk bertanya-tanya, berkonsultasi terlebih dahulu mengenai serba-serbi Usaha Depot Air Minum Isi ulang, bagaimana cara memulai usaha depot air minum isi ulang, seperti apa saja kiat sukses bisnis / usaha Depot Air Minum Isi Ulang dan lain sebagainya. tanya-tanya / konsultasi Gratis, silahkan.

Berikut ini adalah Galeri/Dokumentasi foto-foto Packing kayu UNT DAMIU Pak Suryadi Berau Kaltim

Depot Air Minum Isi Ulang Berau Kaltim

Penulisan Alamat pada Packing Kayu Unit Etalase

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Berau Kaltim

Kabupaten Berau adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Tanjung Redeb. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 34.127,47 km² dan berpenduduk sebesar kurang lebih 179.079 jiwa (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010).
Sejarah:
Sebuah pelabuhan di Kota Tanjung Redeb
Kabupaten Berau berasal dari Kesultanan Berau yang didirikan sekitar abad ke-14. Menurut sejarah Berau, Raja pertama yang memerintah bernama Baddit Dipattung dengan gelar Aji Raden Surya Nata Kesuma dan Isterinya bernama Baddit Kurindan dengan gelar Aji Permaisuri. Pusat pemerintahan kerajaan pada awalnya berkedudukan di Sungai Lati (sekarang menjadi lokasi pertambangan Batu Bara PT. Berau Coal).
Aji Raden Suryanata Kesuma menjalankan masa pemerintahannya tahun 1400–1432 dengan adil dan bijaksana, sehingga kesejahteraan rakyatnya meningkat. Pada masa itu dia berhasil menyatukan wilayah pemukiman masyarakat Berau yang disebut Banua, yaitu Banua Merancang, Banua Pantai, Banua Kuran, Banua Rantau Buyut dan Banua Rantau Sewakung.
Di samping kewibawaannya, kedudukan Aji Raden Suryanata Kesuma juga sangat berpengaruh, menjadikan dia disegani lawan maupun kawan. Untuk mengenang jasa Raja Berau yang pertama ini, Pemerintah telah mengabdikannya sebagai nama Korem 091 Aji Raden Surya Nata Kesuma yang Rayon Militer Kodam VI/TPR.
Setelah dia wafat, Pemerintahan Kesultanan Berau dilanjutkan oleh putranya dan selanjutnya secara turun temurun keturunannya memerintah sampai pada sekitar abad ke-17. Kemudian awal sekitar abad XVIII datanglah penjajah Belanda memasuki kerajaan Berau dengan berkedok sebagai pedagang (VOC). Namun kegiatan itu dilakukan dengan politik De Vide Et Impera (politik adu domba). Kelicikan Belanda berhasil memecah belah Kerajaan Berau, sehingga kerajaan terpecah menjadi 2 Kesultanan yaitu Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur.
Pada saat bersamaan masuk pula ajaran agama Islam ke Berau yang dibawa oleh Imam Sambuayan dengan pusat penyebarannya di sekitar Sukan. Sultan pertama di Kesultanan Sambaliung adalah Raja Alam yang bergelar Alimuddin (1800–1852). Raja Alam terkenal pimpinan yang gigih menentang penjajah belanda. Raja Alam pernah ditawan dan diasingkan ke Makassar (dahulu Ujung Pandang). Untuk mengenang jiwa Patriot Raja Alam namanya diabadikan menjadi Batalyon 613 Raja Alam yang berkedudukan di Kota Tarakan.
Sedangkan Kesultanan Gunung Tabur sebagai Sultan pertamanya adalah Sultan Muhammad Zainal Abidin (1800–1833), keturunannya meneruskan pemerintahan hingga kepada Sultan Achmad Maulana Chalifatullah Djalaluddin (wafat 15 April 1951) dan Sultan terakhir adalah Aji Raden Muhammad Ayub (1951–1960). Kemudian wilayah kesultanan tersebut menjadi bagian dari Kabupaten Berau.
Sultan Muhammad Amminuddin menjadi Kepala Daerah Istimewa Berau. Dia memerintah sampai dengan adanya peraturan peralihan dari Daerah Istimewa menjadi Kabupaten Dati II Berau, yaitu Undang-undang Darurat tahun 1953 Tanggal terbitnya Undang-undang tersebut dijadikan sebagai Hari jadi Kabupaten Berau. Dengan diterbitkannya Undang-undang No. 27 tahun 1959, Daerah Istimewa Berau berubah menjadi kabupaten Dati II Berau dan Tanjung Redeb sebagai Ibukotanya, dengan Sultan Aji Raden Muhammad Ayub (1960–1964) menjadi Bupati Kepala Daerah Tingkat II Berau yang pertama.
Penetapan Kota Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan Dati II Kabupaten Berau adalah untuk mengenang pemerintahan Kerajaan (Kesultanan) di Berau. Di mana pada tahun 1810 Sultan Alimuddin (Raja Alam) memindahkan pusat pemerintahannya ke Kampung Gayam yang sekarang dikenal dengan nama Kampung Bugis. Perpindahan ke Kampung Bugis pada tanggal 25 September tahun 1810 itu menjadi cikal bakal berdirinya kota Tanjung Redeb, yaitu kemudian dibadikan sebagai Hari jadi Kota Tanjung Redeb sebagaimana diterapkan dalam Perda No. 3 tanggal 2 April 1992.
Gunakan Meta Description dibawah ini:
Distributor Agen Supplier Toko Jual Filter Peralatan Penjernih Harga Grosir Murah Garansi.
(Sumber)

Tags: Tanjung Redeb

Related Post "Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Berau Kaltim"

Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Kota Solo Jawa
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab Tegal Jawa Tengah
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Kab
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota Tidore Maluku Utara
Pengiriman Depot Air Minum Isi Ulang Kota
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang Banten
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :