Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang

Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang

Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang
Pembaca yang budiman, pada postingan sebelumnya penulis telah menyampaikan tips bagaimana caranya merekrut mencari atau memilih karayawan untuk depot air minum isi ulang, kali ini Penulis akan mencoba berbagi pengalaman bagaimana caranya memberi gaji untuk karyawan depot air minum isi ulang yang barusaja akan dirintis atau barusaja dibuka depot air minum isi ulangngnya, banyak sekali customer kami yang bertanya ke penulis, berapa gaji untuk karyawan depot air minum isi ulang, berapa idealnya gaji untuk karyawan depot air minum isi ulang yang barusaja dirintis atau di buka, dan beberapa pertanyaan sejenis lainnya.

1 – Mengacu pada tulisan sebelumnya, yaitu kami sarankan untuk mencari atau memilih karyawan depot air minum isi ulang dari luar daerah atau dari luar kota saja, dan kami sarankan karyawannya untuk tidur didalam atau tidur dialam outlet depot air minum, maka pertama-tama untuk mereduksi tingginya cost pengeluaran yaitu adalah dengan mereduksi atau menekan pengeluaran uang makan, sediakanlah beras dan rice cooker supaya karyawan memasak nasi sendiri, karena sudah memasak nasi sendiri maka kita tinggal menyediakan uang untuk beli sayur dan lauk pauk untuk karyawan, misal dalam waktu satu hari karyawan makan 3 kali, kita alokasikan sekali porsi makan untuk beli lauk dan sayur adalah Rp. 4000,- x 3 kali makan = Rp. 12.000,- per hari (dengan ini kita bisa menghemat karena nasi sudah memasak sendiri), disisi lain nilai positifnya adalah dapat meningkatkan loyalitas karyawan, rasa memiliki terhadap depot dan rasa mencintai pekerjaan akan semakin tinggi.

Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang

Gambar Ilustrasi Mengenai Bagaimana Cara Memberi Gaji Karyawan Untuk Depot Air Minum

2 – Berikan gaji pokok jangan terlalu tinggi dulu, ingat depot anda adalah barusaja dirintis barusaja dibuka, jangan langsung memberi gaji pokok dengan gaji yang tinggi, misal gaji pokok diatas 900.000,- (studi kasus ini adalah untuk daerah Kota Jogja) jangan diberi gaji pokok segitu. Berikanlah gaji pokok kisaran Rp. 700.000,- s/d Rp. 800.000,- saja per bulan (ingat depot anda barusaja dirintis baru saja dibuka) inipun nanti anda akan masih tombok terlebih dahulu. untuk ukuran gaji segitu (kisaran Rp. 700.000,- s/d Rp. 800.000,- saja per bulan) itu sudah cukup lumayan untuk ukuran gaji seorang lulusan SMA yang dari luar daerah (mengacu tulisan sebelumnya) gaji pokok bersih segitu dan sudah diberi uang makan tiap harinya, dan pada fase 1 s/d 2 bulan pertama depot anda buka karyawan masih belum begitu berat kerjaannya, masih belum banyak galon-galon yang harus diantar, karena masih masa-masa promo masih masa mencari pelanggan.

Lihat Juga >>  Tips Jitu Cara Promo Awal Buka Usaha Depot Air Minum Isi Ulang

3 – Terapkan sistem target dan sistem bonus untuk meningkatkan semangat kerja karyawan anda, misalnya pada bulan pertama dan bulan kedua depot anda ber-operasional, karyawan diberi target bisa menjual 30 galon per hari dan diberi bonus Rp. 15.000,- per hari ketika bisa tembus target 30 galon penjualan tersebut. Lalu pada bulan ketiga dan bulan keempat depot air minum anda operasional ubah lagi sistem bonus dan sitem targetnya, misal targetnya diubah menjadi 50 galon per hari dan diberi bonus Rp. 20.000,- per hari ketika bisa tembus target 50 galon penjualan per hari. lalu pada bulan kelima dan bulan bulan selanjutnya misal target penjualan galon anda adalah 100 galon per hari, maka ubah juga sistem bonusnya. contohnya begini: dalam serba-serbi usaha penjualan depot air minum isi ulang ada kalanya galon diantar ke lokasi konsumen dan adakalanya juga konsumen yang datang sendiri ke outlet depot air minum anda, dan bisanya rata-rata penjualan lebih banyak galon yang diatar daripada konsumen yang datang sendiri ke depot untuk beli air. Penerapan bonusnya begini: misalnya setiap 1 galon yang diantar kelokasi konsumen ada biaya tambahannya ongkos kirim Rp. 1.000,- berikan target pengantaran 30 buah galon per hari, setelah mengantarkan 30 galon per hari maka uang ongkos kirimnya dijadikan bonus untuk karyawan, jika dalam 1 hari bisa mengirim 80 buah galon, setelah dikurangi target pengantaran 30 galon perhari tadi, maka karyawan sudah dapat bonus Rp. 50.000,- sendiri /hari. lalu ketika target penjualan per hari tembus bisa mencapai 100 galon, berikan bonus target lagi sebesar 15.000 /hari, maka dengan begitu karyawan akan semakin semangat dalam bekerja, semakin banyak jumlah galon air minum yang dikirim dan terjual bukannya karyawan semakin capek dan loyo tapi karyawan malah akan semakin semangat dalam bekerja karena dengan adanya target-target tadi.

Sekian tulisan mengenai Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang yang barusaja mulai operasional atau mulai buka

Tulisan ini adalah murni opini dari penulis, dan tidak selalu benar dan belum tentu bisa diterapkan untuk anda, semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca semuanya, Terimakasih.

Tulisan artikel tentang Tips Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang ini dilindungi DMCA (Digital Millennium Copyright Act) dilarang menyalin tulisan ini dalam bentuk apapun, dilarang meng-copy lalu me-paste di blog/website lain tanpa izin dari penulis.

Tags: Kiat Sukses Peluang Usaha

Related Post "Bagaimana Cara Menggaji Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang"

Tips Memilih Karyawan Untuk Depot Air Minum Isi Ulang
Tips Memilih Karyawan Untuk Depot Air Minum
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :